Sabtu, 31 Oktober 2015

DAKRON

A.     PENGERTIAN  DAKRON
  
    Dakron adalah suatu serat poliester sintetik yang banyak digunakan untuk kain, pita elektronik, dan bahan dasar pembuatan film potret. Dakron merupakan Kopolimer yang terbuat dari etilena glikol dan dimetil ter ftalat. Polimernya disebut dengan polietilena terftalat. Dalam bentuk aslinya, polimer ini bersifat Amorf (Ketidakteraturan susunan dalam struktur polimer).
   Dakron merupakan polimer termoplastik, polimer termoplastik adalah polimer yang mempunyai sifat tidak tahan terhadap panas. Jika polimer jenis ini dipanaskan, maka akan menjadi lunak dan jika didinginkan akan mengeras.
  Dakron merupakan polimer yang dibuat dengan cara kondensasi. Dakron dibuat dengan cara yang sama dengan pembuatan ester, perbedaannya adalah pada kedua gugus fungsi yangdigunakan dalam pembentukan polimer. Dakron dibuat dari etilen glikol dan dimetil tereftalat dengan memisahkan molekul air dari alkohol dan dari ester.

B.     REAKSI PEMBENTUKANNYA.  

 
  
C.     FUNGSI DARI DAKRON

   Dikarenakan keuntungan dari dakron sendiri yang merupakan bahan yang tahan terhadap bahan kelantang, sabun detergen, pelarut binatu tanpa air, dan tidak dipengaruhi oleh bakteri, jamur dan ngengat. Bahan dakron banyak digunakan dalam pembuatan produk-produk tertentu.    
      Kegunaan dakron sendiri banyak, diantaranya:
1.       Untuk membuat pakaian
2.      Membuat layar
3.      Membuat jok
4.      Dan kain penapis.

   Bahan Dakron adalah bahan yang anti kusut dan tidak mulur. Jadi, sangat menguntungkan dalam penggunannya dalam membuat produk seperti bagaimana kegunaannya.


Sabtu, 30 Mei 2015

Bahan Bakar Hidrogen (BBH)

    Dari sekian banyak jenis energi yang terbarukan, BBH atau Bahan Bakar Hidrogen merupakan energi yang ramah lingkungan. Produk pembakarannya hanya air jadi tidak menyebabkan polusi terhadap udara. BBH telah digunakan sebagai bahan bakar roket. Dengan hidrogen yang relatif sedikit di reaksikan dengan oksigen menghasilkan enegi yang dapat mengantarkan roket keluar angkasa. Prinsip ini telah menjadi pemikiran orang eropa untuk mencanangkan BBH sebagai sumber energi nasional, seperti swedia dan inggris. Indonesia memiliki sumber Hidrogen berlimpah dapat di eksplorasi menjadi energi sehingga pencangan BBH sebagai sumber energi nasional sangat cocok diterapkan.

Pangertian BBH
      Bahan Bakar Hidrogen atau Fuel cell adalah sumber energi masa depan yang bersifat ecoenergy dengan proses pembakaran yang hanya menghasilkan air dan energi (listrik dan panas).BBH berbeda dari kerja aki, jika aki menghabiskan zat dari dalam untuk bekerja, sel bahan bakar memanfaatkan zat dari luar, seperti hidrogen dan oksigen, dan terus bekrja tanpa henti selama sumber bahan bakar tersedia. Hidrogen sendiri di hasilkan melalui proses tertentu dan disimpan sedangkan oksigen berasal dari atmosfer. Hidrogen yang di simpan akan di campur dengan oksigen dari atmosfer dan terjadi reaksi kimia. Reaksi ini merupakan pereaksian pembentukan air yang membebaskan energi. Energi tersebut di konversi menjadi listrik hingga mendekati 100% dan sisanya adalah panas.

Sumber Hidrogen
    Hidrogen adalah unsur alam yang paling melimpah dengan persentase kira-kira 75% dari total massa unsur alam semesta. Kebanyakan bintang dibentuk oleh hidrogen dalam keadaan plasma. Senyawa hidrogen relatif langka dan jarang dijumpai secara alami di bumi, dan biasanya dihasilkan secara industri dari berbagai senyawa hidrokarbon seperti metana. Hidrogen sendiri merupakan molekul yang sangat reaktif. Keberadaannya dibumi lebih banyak membentuk senyawa dengan unsur yang lain. Contohnya  metana (CH4), air (H2O), dan sebagainya.

Alasan Penggunaan BBH
     Energi dapat dihasil dari berbagai cara, antara lain pembakaran, reaksi inti, dan mekanik. Reaksi inti digunakan dalam nuklir. Sedangkan Mekanik merupakan energi gerak secara fisika. Sedangkan pembakaran menggunakan oksigen sebagai reaktan untuk melepaskan ikatan kimia sehingga menghasilkan energi.
Menghasilkan energi dari BBH termasuk dalam proses pembakaran. Pembakaran BBH dapat diformulasikan :

   2H2 + O2         2H2O + Energi

Pembakaran hidrogen tersebut terjadi secara eksotermik. Hidrogen tergolong molekul yang sangat reaktif sehingga pembakaran dapat berlangsung dengan mudah. Reaksi menghasilkan dua molekul air yang terdiri dari sepasang ikatan O—H. Energi total yang dihasilkan reaksi pembakaran hidrogen ini adalah 482 kJ, energi yang cukup besar untuk membuat suatu ledakan.
Bandingkan dengan reaksi pembakaran gas alam (metana), minyak (minyak bumi), dan biomassa dengan pembakaran hidrogen. Formulasi pembakaran metana, minyak, biomassa secara berurutan:

    CH4 + 2O2                CO2 + 2H2O
    2(-CH2-) + 3O2           2CO2 + 2H2O
    C2H5OH + 3O2          2CO2 + 3H2O

Pembakaran metana menghasilkan energi sebesar 810 kJ, sedangkan minyak sebesar 1220 kJ, dan biomassa 1257 kJ. Secara analisa dapat dilihat dari tiap mol oksigen yang dibutuhkan masing-masing bahan bakar dalam pembakaran. Metana membutuhkan 2 mol oksigen untuk menghasilkan energi sebesar 810 kJ. Hal ini berarti pembakaran metana tiap mol oksigen adalah 405 kJ. Pembakaran minyak tiap mol oksigennya menghasilkan energi sebesar 407 kJ. Pembakaran biomassa menghasilkan 419 kJ per mol oksigen. Bandingkan dengan energi yang dihasilkan pembakaran hidrogen sebesar 482 kJ per mol oksigen 4). Kebutuhan oksigen dalam pembakaran lebih efisien hidrogen dan menghasilkan pembakaran sempurna.

Kelebihan dan kekurangan BBH
    BBH juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Dari  berbagai aspek kelebihan dari BBH jika di terapkan di Indonesia, seperti aspek lingkungan, SDA, kesehatan, dan sebagainya. Produk dari penggunaan energi BBH adalah air, jadi kelebihannnya dapat di gunakan untuk menciptakan ecoenergy, dengan air dan air laut yang menjadi sumbernya. Air yang mengalami siklus tidak akan terkurangi jumlahnya yang artinya jumlah air adalah tetap sehingga BBH selalu terbarukan.

   Dan kekurangannya antara lain, produksi, perawatan alat, dan pengaturan jumlah pemakai kendaraan. Untuk menggunakan BBH secara massal perlu produksi dalam skala besar. Biaya produksi, distribusi, dan konsumsi harus diatur dengan baik. Perawatan alat penghasil energi juga menjadi kendala. Pereaksian hidrogen dengan oksigen bukan hanya air saja yang dihasilkan, sinar UV menjadi produk sampingnya. Resiko ledakan sangat rentan dalam penggunaannya. Selain itu, pengaturan jumlah pemakai kendaraan menjadi hal penting dalam penerapan penggunaan BBH. Masalah kemacetan tidak lepas dari penggunaan kendaraan yang banyak. Maka dari itu, perlu tindakan dari pemerintah yang baik sehingga penerapan penggunaan BBH tidak memberi dampak negatif bagi masyarakat.

Senin, 23 Maret 2015

Peranan Buffer dalam cairan tubuh makhluk hidup

Peranan Dan Manfaat Larutan Buffer Dalam Kehidupan Sehari-hari.

A. Latar Belakang.
    
      Larutan Penyangga atau Buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat. Buffer terdiri dari asam lemah dan garamnya/basa konjugasinya yang disebut buffer asam, dan basa lemah dan garamnya/asam konjugasinya yang disebut buffer basa.
     Sangat banyak penggunaan larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari, karena fungsinya yang sangat penting. Salah satu contoh larutan buffer dalam kehidupan sehari-hari adalah buffer dalam air ludah dan buffer dalam darah. Larutan penyangga dalam darah terdiri dari 3 macam, yaitu larutan penyangga karbonat, larutan penyangga hemoglobin, dan larutan penyangga fosfat. Larutan penyangga karbonat dan Larutan penyangga fosfat berfungsi untuk mengontrol dan mengatur pH darah agar tetap stabil. Larutan penyangga hemoglobin berperan dalam proses pengikatan oksigen oleh darah.

B. Pembahasan.

    Adanya larutan penyangga dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari seperti pada obat-obatan, industri kulit, dan zat warna. Selain aplikasi tersebut terdapat fungsi penerapan konsep larutan penyangga pada cairan tubuh makhluk hidup.
    
   1. Larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.
     Pasangan asam basa konjugasi (BUffer) antara asam karbonat (H2CO3) dengan asam bikarbonat (HCO3-) dan asam posfat (H2PO4) dengan ion posfat (HPO42-) membantu menjaga agar pH darah hampir konstan mendekati 7,4 meskipun zat-zat yang bersifat asam dan basa terus menerus masuk ke aliran darah.

  2.Air ludah sebagai larutan penyangga.
    Larutan penyangga H2PO4-/ HPO42- dapat di tentukan di dalam air ludah, yang berfungsi menjaga pH mulut sekitar 6,8 dengan cara menetralisir asam yang di hasilkan dari fermentasi sisa-sisa makanan yang dapat merusak gigi. pH dalam manusia sangat beragam dari satu cairan ke cairan yang lainnya; Misalkan pH darah 7,4 , pH cairan lambung 1,5 . Nilai pH ini penting agar enzim dapat bekerja dengan benar.




Diringkas dan Diambil dari www.academia.edu